![]() |
| Wabah belalang di Somalia. (AP) |
Tampilkan postingan dengan label SOMALIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SOMALIA. Tampilkan semua postingan
Minggu, 02 Februari 2020
Senin, 16 Oktober 2017
Korban Bom Mogadishu Capai 276 Orang, 300 Luka
Para Pemimpin Dunia Kecam Serangan Bom di Mogadishu
Senin, 07 November 2016
25 Tentara Tewas dalam Pertempuran Dua Kubu Saingan di Somalia
Setidaknya 25 tentara tewas dalam pertempuran akhir
pekan antara pasukan saingan daerah Puntland dan Galmudug di kota Galkayo,
Somalia.
Kamis, 02 Juni 2016
Bom Mobil di Mogadishu Tewaskan Dua Anggota Parlemen Somalia
Sebuah bom mobil meledak di gerbang luar sebuah hotel di
Mogadishu, Somalia yang diikuti oleh serangan tembakan, menewaskan sedikitnya
15 orang, termasuk dua anggota parlemen.
Militan Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan
Rabu (1/6) itu yang menargetkan Ambassador Hotel.
Hotel tersebut sering dikunjungi oleh diplomat, pejabat
pemerintah dan warga luar negeri yang berkunjung ke Somalia.
Polisi mengatakan, dua politisi yang tewas dalam serangan
itu bernama Mohamud Mohamed dan Abdullahi Jamac. Kedua korban tinggal di hotel.
Setidaknya 20 orang lainnya terluka.
"Kami menyerang hotel dengan bom mobil dan kami masuk
ke dalam," kata Sheikh Abdiasis Abu Musab, juru bicara operasi militer
Al-Shabab, kepada kantor berita Reuters.
Serangan bom berlanjut dengan saling tembak antara anggota
militan yang berlindung di hotel dengan pihak keamanan.
Seorang sumber mengatakan kepada Al Jazeera, setidaknya tiga militan terlibat dalam serangan
itu.
Serangan itu terjadi tak lama sebelum kedatangan Presiden
Turki Recep Tayyip Erdogan di Mogadishu.
Rabu, 01 Juni 2016
Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Shabaab
Juru Bicara Pentagon Peter Cook pada Rabu (1/6) mengatakan,
seorang komandan militer senior kelompok Al-Qaeda Somalia, Al-Shabab yang
bernama Abdullahi Haji Da'ud, diduga tewas oleh serangan drone Amerika Serikat
pada Jumat (27/5) pekan lalu.
"Da'ud adalah salah satu perencana militer Al-Shabab yang
paling senior dan menjabat sebagai koordinator utama serangan di Somalia,
Kenya, dan Uganda," kata Cook kepada wartawan di San Diego, California.
Namun Cook menambahkan bahwa AS masih menilai hasil serangan
tersebut.
Dikutip dari MirajNews.com/id, pejuang Al-Shabab telah diusir dari Mogadishu, Somalia pada
2011, tetapi kelompok itu tetap menjadi ancaman berbahaya.
Pada Rabu itu juga, pejuang kelompok bersenjata itu melancarkan
serangan bunuh diri di ibukota Somalia, menewaskan sedikitnya 15 orang.
Sementara dalam operasi di Somalia Selatan, seorang komandan
yang diyakini telah mendalangi serangan mematikan di Universitas Garissa Kenya,
telah tewas.
Pejabat pasukan keamanan lokal di kota pesisir Kismayo,
Somalia, mengumumkan bahwa Mohamed Mohamud Ali, terduga arsitek seerangan di
Garissa, telah tewas pada Selasa malam.
Dalang Serangan Universitas Garissa tewas di Somalia
![]() |
| Warga Garissa menyaksikan evakuasi korban pembantaian di Universitas Garissa Kenya, April 2015. (Foto: Ben Curtis/AP) |
Seorang komandan yang diyakini telah mendalangi serangan
mematikan di Universitas Garissa Kenya, telah tewas dalam serangan oleh pasukan
khusus di Somalia Selatan.
Dikutip dari MirajNews.com/id, pejabat pasukan keamanan lokal di kota pesisir Kismayo,
Somalia, mengumumkan pada Rabu (1/6) bahwa Mohamed Mohamud Ali, terduga arsitek
seerangan di Garissa, telah tewas pada Selasa malam.
"Enam belas orang bersenjata, empat komandan senior
termasuk Mohamed Mohamud Ali, yang dikenal sebagai Dulyadin, dibunuh oleh
pasukan komando Somalia dan pasukan khusus dari Jubaland," kata Abdirashid
Janan, Menteri Keamanan Negara untuk Jubaland, daerah otonom di Somalia selatan.
Pejabat lokal mengarak mayat empat orang yang diduga komandan
Al-Shabaab di jalan-jalan Kismayo. Tiga tersangka lainnya tidak bisa
diidentifikasi.
Sementara itu di Washington, para pejabat Amerika Serikat
(AS) mengatakan, pasukan AS memberikan nasihat dan bantuan dukungan dalam
operasi itu. Mereka berbicara kepada kantor berita AP pada kondisi anonimitas.
Serangan April 2015 di Universitas Garissa, 365km timur laut
dari ibukota Kenya Nairobi, menewaskan 148 orang, 142 dari mereka adalah mahasiswa.
Operasi itu dilakukan oleh empat orang bersenjata dari
kelompok Al-Shabab.
Langganan:
Postingan (Atom)





